Waspadai Bahaya Virus Hepatitis Di Sekeliling Kita

Penyakit Hepatitis A bukan termasuk jenis penyakit yang berbahaya karena disebabkan oleh kotoran/tinja dan menyerang hati dalam kategori ringan. Beda hal nya dengan hepatitis B dan Hepatitis C, penyakit tersebut termasuk ke dalam kategori penyakit yang berbahaya bahkan menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia lebih banyak dibandingkan penyakit AIDS, TBC dan malaria.

Menurut penelitian yang telah dilakukan oleh Graham Cooke, seorang pemimpin penelitian dari jurusan kedokteran Imperial College menyatakan "ketika jumlah kematian akibat penyakit menular (TBC dan malaria) anjlok pada tahun 1990, kematian akibat virus hepatitis justru semakin melambung". Hepatitis dapat menyebar melalui berbagai macam media, seperti : pemakaian narkoba, mengkonsumsi alkohol atau karena penyakit autoimun.

Menurut WHO (Lembaga Kesehatan Dunia), penyebaran virus hepatitis B akan lebih mudah terjadi di negara berkembang bahkan lebih gampang menular dibandingkan virus HIV/AIDS, virus ini juga dapat ditularkan dari ibu pada bayi yang dikandungnya dan Indonesia berada di peringkat ke 3 setelah India dan China dengan edemisitas tinggi yaitu lebih dari 8% atau sebanyak 1,5 juta orang Indonesia berpotensi mengidap kanker hati.

Penyebaran Virus Hepatitis


Sangat sulit untuk mendeteksi penyakit hepatitis karena sering tidak memunculkan gejala namun yang paling menonjol yaitu kulit menguning, urin menjadi lebih gelap, mudah lelah, mual, muntah dan sering mengeluh sakit perut. Seperti yang telah kita ketahui virus Hepatitis dibagi menjadi 5 jenis yaitu tipe A, B, C, D dan E. Walaupun virus hepatitis A dan E termasuk ke dalam golongan ringan namun tetap perlu diwaspadai dan harus sesegera mungkin mendapatkan pertolongan tepat.
  • Virus Hepatitis A (VHA)
Virus ini biasanya terpada pada tinja seseorang yang telah terinfeksi dan dapat menyebar melalui makanan atau air yang telah terkontaminasi, biasanya penderita yang mengalami hepatitis tipe A akan mudah sembuh karena telah memiliki vaksin yang aman untuk mencegah penyebaran virus hepatitis A.
  • Virus Hepatitis B (VHB)
Virus ini dapat mudah menyebar melalui kontak darah seperti transfusi darah, pemakaian jarum suntik bersama, penggunaan tato yang telah terkontaminasi, air mani, hubungan intim dan cairan tubuh lainnya. Ibu yang telah terkontaminasi VHB juga memiliki resiko penyebaran pada bayi yang dikandungnnya.
  • Virus Hepatitis C (VHC)
Sama hal nya seperti VHB, VHC juga mudah menyebar melalui aliran darah. Oleh karena itu sebaiknya jangan melakukan transfusi darah dengan orang yang mengidap Hepatitis, serta pengunaan jarum suntik bersama orang lain. Yang dapat memperparah adalah belum adanya vaksin virus hepatitis C sehingga untuk mengobatinya perlu menggunakan produk-produk herbal alami yang aman tanpa efek samping seperti QnC Jelly Gamat.
  • Virus Hepatitis D (VHD)
Penderita hepatitis B sangat rentan juga mengalami infeksi virus hepatitis D, bila terjadi demikian maka akan terjadi komplikasi yang sangat serius oleh karena itu penderita hepatitis B harus segera mendapatkan vaksin perlindungan hepatitis D.
  • Virus Hepatitis E (VHE)
Hampir sama hal nya dengan hepatitis A, Hepatitis E menular emlalui air atau makanan yang telah terkontaminasi.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Hepatitis ?

Langkah-langkah mencegah hepatitis A dan E :
  1. Mencuci tangan dengan sabun setelah dari kamar mandi
  2. Masakan harus dimasak sampai matang dan biasakan mencuci terlebih dahulu buah-buahan dan sayuran sebelum dikonsumsi
  3. Minum air yang sudah dimasak terlebih dahulu
  4. Lakukan vaksinasi hepatitis A apalagi jika anda bepergian ke daerah yang telah terjangkit hepatitis.
Langkah-langkah mencegah hepatitis B, C dan D :
  1. Jangan melakukan hubungan intim berganti-ganti pasangan
  2. Gunakan jarum suntik yang benar-benar steril dan belum pernah digunakan
  3. Hindari menggunakan sikat gigi, pisau cukur, sisir bersama dengan orang lain
  4. Sebelum menggunakan tato/tindik pastikan peralatan yang digunakan sudah steril
  5. Jangan gunakan peralatan pengobatan bersama dengan orang lain
  6. Balut/tutup luka yang terbuka jika anda terinfeksi
  7. Lakukan vaksinasi hepatitis jika anda merasa beresiko.
Yang paling penting adalah selalu menjaga kesehatan dan kebersihan di sekitar kita, semoga artikel diatas dapat menambah pengetahuan anda. SEMOGA BERMANFAAT

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »